Launching Website, Guru Madrasah Indonesia Terbitkan 118 Tulisan


YOGYAKARTA, Abasrin.com--Guru-guru madrasah yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Penulis (Pergumapi) memiliki cara unik melaunching websitenya, yakni dengan mengundang anggotanya menulis selama sebulan penuh. Dalam periode peluncuran tersebut, anggota Pergumapi bersama-sama menerbitkan tulisan setiap hari tanpa henti.

Ketua Umum Pergumapi, Siska Yuniati, mengungkapkan bahwa timnya sengaja tidak melakukan kegiatan seremonial dalam mengenalkan website organisasinya. Guru MTs Negeri 3 Bantul itu berpendapat bahwa sebagai organsisasi guru penulis, kegiatan paling tepat dalam mempromosikan website yang baru dibuat adalah dengan mengisinya terus-menerus.

"Kami sedang mempromosikan website baru, yaitu www.pergumapi.or.id. Untuk mengenalkannya kepada anggota dan masyarakat luas, kami pilih kegiatan program menulis sebulan penuh," ungkap Siska ketika dihubungi Senin (12/3).

"Di Pergumapi, kami fokus kepada produktivitas menulis. Jangan sampai Pergumapi terlihat sibuk dan ramai, tetapi justru tidak produktif," lanjut guru peraih Internet Sehat Blog & content Award itu.

Masih menurut Siska, undangan menulis berlaku tanggal 12 Februari sampai dengan 11 Maret 2018. Setiap hari anggota bersama-sama mengirimkan tulisannya ke administrator website untuk proses penyuntingan dan penerbitan.

Lebih lanjut, Siska mengungkapkan bahwa tiap-tiap harinya, tulisan yang diterbitkan berbeda jenis. Hari Senin khusus untuk artikel, Selasa untuk esai, Rabu untuk resensi, Kamis untuk karya ilmiah, Jumat untuk promosi buku anggota, Sabtu untuk puisi, geguritan, pantun, dan sejenisnya, serta hari Minggu khusus untuk cerpen, cerkak, dan cerita naratif lain.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Panitia Peluncuran website Pergumapi, Ogi Lesmana, mengungkapkan, selama periode launching pihaknya menerbitkan 118 tulisan di website. Daerah terbanyak yang mengirim tulisan adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, diikuti oleh Provinsi Jawa Timur kemudian Provinsi Bengkulu.

Lebih lanjut, doktor lulusan UIN Sunan Gunung Jati itu mengungkapkan bahwa dalam launching ini, dirinya dibantu Noor Shofiyati (wasekjen), Ayu Dewi Widowati dan Kaswamawti (bidang penulisan media massa), serta Pujarsono dan Rina Harwati (humas).

Ogi berharap, peluncuran website Pergumapi ini hanyalah merupakan awal. Kemudian hari, para guru tetap seamangat mengisi website selain mengirim ke media konvensional dan menulis buku.

"Saya senang sekali teman-teman semangat mengikuti program menulis ini. Semoga setelah ini, teman-teman tetap rajin menulis di website sambil terus-menerus menulis di media konvensional dan menulis buku," harap guru MIN 3 Kota Banjar itu.

Seperti diketahui, Pergumapi adalah organisasi yang didirikan oleh guru-guru madrasah dalam rangka menghimpun guru-guru madrasah penulis serta guru-guru yang memliki minat untuk belajar menulis. Organisasi ini berbentuk perkumpulan dan mulai dirintis tahun 2016 dengan nama Asosiasi Guru Madrasah Penulis Indonesia (Agumapi).

Tanggal 8 Januari 2018, ketika diproses di Kementerian Hukum dan HAM RI, nama Agumapi diubah menjadi Perkumpulan Guru Madrasah Penulis disingkat Pergumapi, sesuai dengan aturan Kemkumham. Sekretariat organisasi ini berada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pergumapi dipimpin oleh seorang ketua umum dan wakilnya, yaitu Siska Yuniati dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Eza Avlenda dari Provinsi Bengkulu. Sementara itu, duduk sebagai sekretaris jenderal dan wakilnya, Ogi Lesmana dari Jawa Barat dan Noor Shofiyati dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai bendahara dan wakilnya, Septy Andari Putri dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Tati Nuryati dari Jawa Barat

Dalam menjalankan organisasinya, Pergumapi membentuk sepuluh bidang, yaitu bidang (1) organisasi dengan pengurus Sukarlan dan Umi Solikatun, (2) diklat dengan pengurus Ruba Nurzaman dan Edy Purwanto, (3) penulisan sastra dengan pengurus Sukarti dan Ikha Mayashofa Arifiyanti, (4) penulisan media massa dengan pengurus Ayu Dewi Widowati dan Kasmawati, (5) penulisan buku dengan pengurus Sarifudin dan Bambang Sukarnoto, (6) penulisan bahan ajar dengan pengurus Zaenal Abidin dan Nurhasanah Rahmawati, (7) penerbitan dengan pengurus Najmah dan Syafa'atul Maulida, (8) kewirausahaan dengan pengurus Sri Saktiani dan Moh. Rochimi, (9) pengabdian masyarakat dengan pengurus Nuraedah dan Siti Murdaning Setyastutik, serta (10) humas, informasi, dan kerja sama antarlembaga dengan pengurus Pujarsono dan Rina Harwati.

Sebagai perkumpulan, dalam struktur organisasi Pergumapi terdapat dewan pengawas. Posisi pengawas ini ditempati oleh dua anggota perkumpulan, yaitu Anita Isdarmini dan Ahmad Arif Ma'ruf.

Kegiatan utama di Pergumapi adalah praktik dan peningkatan keterampilan menulis. Untuk mempublikasikan tulisan, Pergumapi mendorong anggotanya menerbitkan di media konvensional dan dalam bentuk buku. Selain itu, juga disediakan media online berupa website.

Untuk penerbitan buku, saat ini Pergumapi bekerja sama dengan Penerbit MATSNUEPA di Malang yang  dipimpin oleh Ketua Bidang Penerbitan Pergumapi, Dr. Najmah. Selain itu, organisasi ini juga sedang merancang penerbitan majalah melalui bidang penulisan media massa.

Masih terkait penulisan buku, tahun 2017 Pergumapi bekerja sama dengan penerbit di Daerah Istiemwa Yogyakarta untuk menulis beberapa buku yang digunakan di ruang kelas, baik di madrasah maupun sekolah umum. Buku-buku tersebut dipublikasikan dan digunakan secara nasional. Tahun 2018 ini kerja sama masih berlanjut untuk buku lain dan beberapa anggota Pergumapi yang mendaftarkan diri sebagai penulis sedang menyelesaikan draf naskah buku.

Terkait peningkatan kualitas menulis anggota, Pergumapi melakukan kuliah dalam jaringan dwimingguan. Kegiatan ini dipilih karena dipandang efektif dan efisien, yakni tidak menuntut kehadiran tatap muka dan berbiaya murah. Hasil kuliah daring yang diselenggarakan melalui grup WhatsApp ini juga masih dapat dibaca oleh anggota yang kebetulan tidak bisa hadir secara online. Program ini dilaksanakan oleh pengurus bidang diklat, yaitu Ruba Nurzaman dan Edy Purwanto.

Sebagai lembaga yang baru berdiri, banyak agenda baru digagas oleh Pergumapi. Dalam menjalankan gagasan-gagasan tersebut, Pergumapi senantiasa bersinergi dengan program Kementerian Agama sebagai lembaga yang menaungi guru-guru madrasah, baik pada tingkat pusat maupun daerah. (*)
Previous Post
Next Post
Related Posts