Berita Internasional

Klik tahutan ini untuk melihat berita internasional terbaru.

Berita Nasional

Klik tahutan ini untuk melihat berita internasional terbaru.

Berita Daerah

Klik tautan ini untuk melihat informasi terbaru yang terjadi di daerah.

Liputan Khusus

Klik tautan ini untuk membaca liputan-liputan khusus dari de Berita.

Lowongan Kerja

Klik tahutan ini untuk memeriksa lowongan kerja yang cocok untuk Anda.

26 Des 2017

Ma'arif DIY Bantu Sekolah Terdampak Banjir Siklon Cempaka

Dari kiri: Masruhi, S.Ag., Dr. Imam Machali, dan Dr. Muhajir. Foto: Sabjan Badio.
Bantul, Abasrin.com--Tim Ma'arif DIY serahkan bantuan untuk SMP Ma'arif Imogiri, Sabtu (23/12/2017). Bantuan berupa dana untuk pembelian komputer itu diserahkan oleh Dr. Imam Machali, Koordinator Bidang Pendidikan Dasar PW Ma'arif DIY. Pada kesempatan itu imam didampingi oleh Dr. Muhajir (sekretaris LDNU DIY) dan Sabjan Badio (humas PW Ma'arif DIY).

Imam Machali menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian warga NU kepada sekolah-sekolah Ma'arif yang terkena dampak banjir akibat siklon tropis Cempaka. Bantuan berasal dari para donatur perseorangan, sekolah-sekolah Ma'arif, dan lembaga lain yang peduli.

Bantuan diterima langsung oleh Kepala SMP Ma'arif Imogiri, H. Masruhi, S.Ag. di ruangannya. Mewakili institusinya, Masruhi sangat berterima kasih atas perhatian kepada lembaga yang dipimpinnya.

"Saya berterima kasih atas perhatian dari PW Ma'arif DIY ini. Dana yang diberikan akan digunakan untuk mengganti komputer yang rusak. Komputer-komputer itu akan kami gunakan untuk persiapan dan pelaksanaan UNBK di SMP Ma'arif Imogiri," ungkap Masruhi.

Lebih lanjut, Masruhi menyampaikan bahwa karena keterbatasan fasilitas, sekolahnya berencana mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 3 Imogiri. Untuk kepentingan tersebut, komputer-komputer yang ada di SMP Ma'arif Imogiri dibawa ke lokasi. Di lokasi persiapan UNBK itulah komputer-komputer SMP Ma'arif Imogiri terkena banjir.

Selain memberikan bantuan kepada SMP Ma'arif Imogiri, PW Ma'arif DIY juga memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah di Kulonprogo dan Gunungkidul.

"Melalui program 'Gerakan Ma'arif untuk Pendidikan', kami memberikan bantuan korban banjir di tiga kabupaten di DIY. Untuk Kulonprogo, sudah diserahkan oleh Sekretaris PW Ma'arif DIY, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, beserta tim tanggal 16 Desember lalu. Jumlahnya ada 8 sekolah. Sementara itu, bantuan ke Gunungkidul rencananya akan diberikan langsung oleh Prof. Dr. Sugiyono, Ketua PW Ma'arif DIY. Di Gunungkidul, ada 5 sekolah yang akan dibantu," jelas Imam Machali. (sab/maarifdiy.com)

18 Des 2017

Lima Budaya Kerja Bergema di Pembukaan Gebyar Kerukunan 2017


Yogyakarta, Abasrin.com-Integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan bergema memenuhi GOR UNY,  Senin (18/12). Etos kerja yang menjadi semangat aparatur Kemenag dalam mengabdi ini diucapkan dalam pembukaan Gebyar Kerukunan 2017. Dipandu Kasubbag Umum Kanwil Kemenag DIY, Fahrudin MA, peserta kompak mengucapkan 5 Budaya Kerja lengkap dengan gerakannya.

Lima nilai Budaya Kerja tersebut sejatinya merupakan nilai yang hidup dalam setiap ajaran agama. Hal itu disampaikan
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, saat launching 2014 silam.

Salah satu peserta, Rusmantara, yang juga guru MTs Negeri 5 Bantul mengapresiasi  kegiatan Gebyar Kerukunan 2017.
"Kegiatan cukup meriah dan yang hadir banyak," ujar Rusmanta.

Terkait 5 budaya kerja, Rusmantara pun mampu menyebutkannya dengan tepat. Ia menyatakan bahwa sebagai ASN ia akan berusaha mengamalkan kelima budaya tersebut.

"Ya ... akan berusahan mengamalkan (lima budaya kerja-red), semaksimal mungkin," ungkapnya.

Selain 5 Budaya Kerja, Paduan Suara Pesparawi juga  turut mengisi acara pembukaan. Alunan lagu "Bendera" dibawakan dengan semangat diikuti para peserta yang hadir. Usai persembahan tersebut, gemuruh tepuk tangan dari tribun menambah gelora acara yang tengah berlangsung.

Hadir dalam kesempatan ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X, Kepala Kanwil Kemenag DIY Muhammad Lutfi Hamid dan jajaran serta sedikitnya 8.000 ASN dan PTT Kemenag DIY. (sis)

24 Nov 2017

Widi Hastuti, Juara 2 Guru Madrasah Aliyah Berprestasi Tingkat Nasional

Widi Hastuti (dua dari kanan) bersama guru aliyah beprestasi Kemenag RI 2017.
Tangerang—Nama Widi Hastuti kembali muncul sebagai salah satu guru berprestasi Kemenag RI. Pada kompetisi yang digelar di ICE BSD City Tangerang itu nama Pengurus IGI Bantul tersebut dinyatakan sebagai Juara 2 guru dan tenaga kependidikan berprestasi kategori guru madrasah aliyah.

Sebelum maju di tingkat nasional, Widi terlebih dahulu harus bersaing di tingkat Provinsi DI Yogyakarta. Setelah meraih juara pertama di DIY, nama Widi Hastuti diikutkan dalam seleksi nomine guru berprestasi tingkat nasional. Setelah menjadi satu dari lima nomine, Widi kemudian mengikuti kompetisi tingkat nasional yang pengumumannya digelar bersamaan International Islamic Education Expo (IIEE) 2017, Kamis (23/1) lalu.

Menurut Widi Hastuti, penilaian yang dilakukan panitia selama di Tangerang meliputi nilai modal (40%), nilai presentasi dan wawancara (50%), keterampilan bahasa Arab/Inggris (5%), serta karya kreatif-inovatif (5%). Akumulasi dari empat komponen itulah yang menentukan urutan juara para nomine.

Prestasi ini bukanlah yang pertama diraih oleh guru MAN 3 Bantul ini. Sebelumnya, di tahun 2012, kandidat doktor UIN Sunan Kalijaga tersebut menjadi juara 3 Anugerah Konstitusi Guru PKn Berprestasi Tingkat Nasional yang digelar Mahkamah Konstitusi. (sab)