10 Sep 2015

MGMP Bahasa Indonesia MTs Bantul Gelar Workshop Menulis Kreatif

Hasta Indriyana menyampaikan maeri menulis puisi.

BANTUL ~ Cerpen sesungguhnya berangkat dari sebuah pengalaman. Guru yang berkecimpung di dunia pendidikan tentulah memiliki segudang pengalaman yang dapat diolah menjadi sebuah cerpen yang baik. Hal itu dikemukakan Evi Idawati dalam workshop menulis cerpen dan puisi untuk anggota MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul Selasa (8/9) kemarin.

Pada pertemuan itu, Evi Idawati didaulat menyampaikan materi menulis cerita pendek. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan guru bahasa Indonesia di lingkungan MTs di Kabupaten Bantul dalam menulis cerpen dan puisi. Hadir pula pada workshop itu Hastra Indriyana, sastrawan muda Indonesia. Hasta dihadirkan untuk menyampaikan materi menulis puisi.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul, Rusmantara, mengungkapkan bahwa kegiatan ini digagas untuk menyegarkan kembali kemampuan para guru dalam menulis. Workshop dilakukan dalam empat sesi, dilaksanakan tiap-tiap Selasa selama September 2015. Masih menurut Rusmantara, tuntutan akhir kegiatan ini adalah kumpulan karya para guru yang berupa cerpen dan puisi. Karya tersebut akan diterbitkan dalam bentuk antologi.

Senada dengan Rusmantara, Siska Yuniati sebagai panitia workshop mengemukakan bahwa seorang guru sejatinya menjadi contoh nyata bagi siswa dalam menulis. Oleh karena itu, workshop ini menjadi sangat penting. “Hasil workshop yang berupa antologi cerpen dan puisi akan dapat digunakan para guru bahasa Indonesia mengajarkan apresiasi cerpen dan puisi,” ungkap Guru MTs Negeri Giriloyo ini.

Siska Yuniati memimpin sesi menulis cerpen besama Evi Idawati.

Workshop yang diselenggarakan di Aula MTs Negeri Bantul Kota itu dihadiri pula oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Drs. H. Abdul Madjid, M.A. Dalam sambutannya, Abdul Madjid sangat mengapresiasi workshop yang diselenggarakan secara maraton tersebut. “Ini untuk pertama kalinya MGMP Bahasa Indonesia MTs mengadakan acara semacam ini. Saya sangat menunggu-nunggu kegiatan semacam ini,” ujar pria yang dulu aktif di Bengkel Teater milik Rendra itu.

Acara berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan 15.00 WIB. Para peserta yang terdiri atas anggota MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul tersebut terlihat antusias mengikuti kedua sesi workshop. [SB]