18 Des 2017

Lima Budaya Kerja Bergema di Pembukaan Gebyar Kerukunan 2017


Yogyakarta, Abasrin.com-Integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan bergema memenuhi GOR UNY,  Senin (18/12). Etos kerja yang menjadi semangat aparatur Kemenag dalam mengabdi ini diucapkan dalam pembukaan Gebyar Kerukunan 2017. Dipandu Kasubbag Umum Kanwil Kemenag DIY, Fahrudin MA, peserta kompak mengucapkan 5 Budaya Kerja lengkap dengan gerakannya.

Lima nilai Budaya Kerja tersebut sejatinya merupakan nilai yang hidup dalam setiap ajaran agama. Hal itu disampaikan
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, saat launching 2014 silam.

Salah satu peserta, Rusmantara, yang juga guru MTs Negeri 5 Bantul mengapresiasi  kegiatan Gebyar Kerukunan 2017.
"Kegiatan cukup meriah dan yang hadir banyak," ujar Rusmanta.

Terkait 5 budaya kerja, Rusmantara pun mampu menyebutkannya dengan tepat. Ia menyatakan bahwa sebagai ASN ia akan berusaha mengamalkan kelima budaya tersebut.

"Ya ... akan berusahan mengamalkan (lima budaya kerja-red), semaksimal mungkin," ungkapnya.

Selain 5 Budaya Kerja, Paduan Suara Pesparawi juga  turut mengisi acara pembukaan. Alunan lagu "Bendera" dibawakan dengan semangat diikuti para peserta yang hadir. Usai persembahan tersebut, gemuruh tepuk tangan dari tribun menambah gelora acara yang tengah berlangsung.

Hadir dalam kesempatan ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X, Kepala Kanwil Kemenag DIY Muhammad Lutfi Hamid dan jajaran serta sedikitnya 8.000 ASN dan PTT Kemenag DIY. (sis)