18 Apr 2016

Jelang Dua Dekade Sekolah Islam Terpadu Ar Raihan Bantul

YAYASAN AR RAIHAN boleh jadi baru diresmikan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia tahun 2014. Kendati demikian, kiprah lembaga ini telah terlihat sejak tahun 1997 yang ditandai dengan dibukanya RA Ar Raihan, menyusul kemudian KBIT Ar Raihan dan TPA Ar Raihan.

Secara perlahan, PAUD Ar Raihan tersebut merangkak, berpindah dari rumah kontrakan satu ke rumah kontrakan lain, menambah fasilitas satu demi satu. Saat ini TPA-KBIT-RA Ar Raihan telah menempati gedung yang representatif di Jalan Ir. H. Juanda Bantul dan memfasilitasi kegiatan belajar hampir 400 anak usia prasekolah. Sejak 2013 RA Ar Raihan dinobatkan sebagai Rintisan Raudhatul Athfal Unggul Kemenag DI Yogyakarta.

Tidak hanya di kelas, kurikulum RA Ar Raihan
memfasilitasi para siswanya belajar langsung di lapangan.
Foto: Sugeng Sri Lestari
Mengimbangi perkembangan PAUD Ar Raihan, tahun 2001 Ar Raihan pun merintis Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ar Raihan. Lembaga ini berlokasi di Mandingdawang, Sumberbatikan, dan Karangmojo. Ketiganya berada di wilayah administratif Kecamatan Bantul. Dengan mengusung tagline "Senyaman belajar di rumah", SDIT Ar Raihan berusaha mengantarkan siswa-siswinya mengenali diri dan menggapai prestasinya dengan aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan.

Family gathering SDIT Ar Raihan
di Taman Kyai Langgeng, Semarang (16/4/2016).
Foto: Mbak Kamti
Merasa tidak cukup hanya mengantarkan generasi muda sampai sekolah dasar, Ar Raihan pun bertekad mendirikan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ar Raihan. Lembaga ini beroperasi mulai tahun ajaran 2013/2014 dengan kepala sekolah Early Utami, S.Psi., M.A.

Sebagai lembaga baru, SMPIT Ar Raihan bernasib sama dengan adik-adik tingkatnya, dibuka dengan tidak memiliki fasilitas memadai untuk penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar. Dari ketiadaan tersebut Ar Raihan memantapkan diri mengembangkan SMPIT menjadi lembaga pendidikan berkualitas di Kabupaten Bantul.

Sebagai langkah awal, gedung SDIT Ar Raihan di Mandingdawang pun dialihfungsikan menjadi fasilitas belajar-mengajar SMPIT Ar Raihan. Sementara itu, siswa SDIT Ar Raihan difokuskan untuk belajar di Kompleks Sumberbatikan dan Kompleks Karangmojo.

Tidak sia-sia, mengikuti jejak PAUD dan SDIT Ar Raihan yang senantiasa mengukir prestasi, dengan berbagai keterbatasan fasilitasnya, siswa SMPIT Ar Raihan pun menunjukkan kualitasnya. Pada berbagai kompetisi siswa SMPIT Ar Raihan berhasil membawa pulang piala kemenangan. Bahkan, saat ini di bangunan sederhana SMPIT Ar Raihan tersimpan piala juara umum untuk berbagai kemenangan atas rangkaian kompetisi tingkat Kabupaten Bantul tahun 2016.

Dalam bidang akademik, secara perlahan SMPIT Ar Raihan pun menempati posisinya. Pada tryout-tryout Ujian Nasional SMP 2016 yang digelar tingkat Kabupaten Bantul dan Provinsi DI Yogyakarta, siswa SMPIT Ar Raihan telah mengukuhkan tempatnya pada peringkat tiga untuk kategori sekolah swasta di Kabupaten Bantul. Alhamdulillah, seiring dengan berbagai capaian itu, di usia ketiganya ini, SMPIT Ar Raihan telah merintis gedung boardingnya di kawasan Bambanglipuro, Bantul.

Peletakan batu pertama SMPIT Ar Raihan Boarding School
Bambanglipuro, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Foto: Putri Nurma Sari
Selain bergerak dalam bidang pendidikan formal, Ar Raihan pun merambah ranah sosial lain, seperti infak dan sedekah, donor darah, sedekah sampah, dan lain-lain. Saat ini, program sedekah sampah Ar Raihan ditargetkan dapat menghasilkan dana untuk pembangunan gedung baru Ar Raihan.

Jalan sehat dan donor darah Ar Raihan
sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian atas sesama.
Foto: Sabjan Badio
Demi pengembangan lembaga, Yayasan yang dipimpin oleh Slamat, S.Ag., M.Si. ini melakukan berbagai terobosan dan kerja sama. Di antaranya merintis berdirinya SMAIT Ar Raihan Bantul, mengembangkan katering Ar Raihan, Toko Ar Raihan, Koperasi Serba Usaha (KSU) Ar Raihan, majalah Pelangi, hingga Rumah Tahfidz Ar Raihan.

Tagline "Ar Raihan Menyejukkan" terukir dalam mural
di Kompleks RA Ar Raihan Bantul.
Foto: Sabjan Badio
Maret lalu, lembaga yang mengusung tagline "Ar Raihan Menyejukkan" ini pun mendapatkan dukungan dari Google Inc. dalam bentuk layanan Google Apps for Education. Dengan dukungan ini, Ar Raihan berhak menggunakan 10.000+ akun e-mail dengan domain sendiri, Youtube, hingga iklan senilai $10.000 per bulan. Tidak hanya itu, secara profesional Google pun memberi layanan dalam bidang Google Business untuk Ar Raihan.

Siapa sangka, secara perlahan, Ar Raihan sudah hampir menginjak usia dua dekade. Sebagai wujud rasa syukur, Mei mendatang Yayasan Ar Raihan bakal menggelar acara jalan sehat jelang DUA DEKADE AR RAIHAN. Bersyukur, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Sosial memberikan dukungan besar atas kegiatan sosial ini. (Sabjan Badio/sis)