29 Okt 2015

MTs Negeri Giriloyo Buka Ekstrakurikuler KIR dan Kimia Terapan

Pohon talok di halaman MTs Negeri Giriloyo.
BANTUL ~ Potensi alam yang ada di sekeliling kita belumlah dimanfaatkan secara maksimal. Bertolak dari pemikiran tersebut, Puji Lestari menggagas ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan Kimia Terapan di MTs Negeri Giriloyo.

KIR dan Kimia Terapan mulai dibuka pada tahun pelajaran 2015/2016 dengan waktu penyelenggaraan setiap Rabu pukul 13.00 sampai dengan 14.30 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan dengan memanfaatkan ruang kelas, laboratorium IPA, hingga halaman madrasah. Peserta yang diikutkan adalah siswa-siswi kelas VII dan VIII.

Puji Lestari mengungkapkan bahwa melalui program KIR dan Kimia Terapan tersebut para siswa dibimbing untuk menghasilkan produk. Selain itu, mereka juga dituntut untuk menulis laporan berupa karya tulis ilmiah.

“Kami mengajarkan para siswa untuk tidak sekadar membuat produk, melainkan juga menulis laporan. Selain sebagai rangkaian dari kegiatan ilmiah, laporan penting sebagai bahan pembelajaran bagi generasi berikutnya,” jelas guru IPA MTs Negeri Giriloyo itu. Dalam membimbing ekstrakurikuler tersebut, Puji Lestari dibantu oleh koleganya Tri Nuryani.

“Melalui ekstrakurikuler ini, siswa dituntut kreatif memanfaatkan berbagai potensi yang ada di sekitar mereka sendiri. Bahkan, mereka juga diajarkan untuk menggali potensi tumbuhan dan buah-buahan yang selama ini dipandang tidak atau kurang bermanfaat,” lanjutnya.

Dari kegiatan tersebut, Pemenang pertama Lomba Kreativitas Guru yang diselenggarakan oleh LIPI tahun 2010 itu berhasil mengantarkan para siswanya menjuarai lomba karya ilmiah tingkat kabupaten hingga provinsi.

“Kendati baru diresmikan, ekstrakurikuler ini telah menghasilkan beberapa produk, seperti kompos cair aroma buah, manisan belimbing wuluh, selai buah talok, tanaman hidroponik, hingga detergen dan sabun cair. Beberapa di antaranya berhasil memenangkan lomba karya ilmiah tingkat kabupaten dan provinsi,” jelasnya lebih lanjut.

Dihubungi secara terpisah, Drs. Surahmanta menyambut gembira kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Kepala MTs Negeri Giriloyo ini berharap ekstrakurikuler KIR dan Kimia Terapan dapat bermanfaat untuk siswa, terlebih dalam kehidupan sehari-hari.

“Belajar menghasilkan produk dari bahan di sekitar kita patut dikembangkan, terlebih untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Surahmanta.

KIR dan Kimia Terapan merupakan satu dari delapan ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh siswa-siswi MTs Negeri Giriloyo. Selain itu, mereka juga dapat memilih ekstrakurikuler tahfidz & BTAQ, Hadroh, Pramuka, Tonti, tenis meja, buli tangkis, silat, serta komputer. (sy)